Rabu, 12 Agustus 2026 12:41 WIB
BKSDA Sumbar evakuasi harimau masuk kandang jebak di Agam
Lubuk Basung (ANTARA) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melakukan evakuasi harimau Sumatra yang masuk kandang jebak usai memakan ternak warga di Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
“Evakuasi harimau dilakukan Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 11.45 WIB,” kata Kepala Balai Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Rabu. Ia mengatakan evakuasi dilakukan dengan ditandu oleh petugas BKSDA Sumbar, TNI, Polri, Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) dan masyarakat dengan jarak sekitar 100 meter dari kandang jebak ke lokasi mobil. Evakuasi setelah satwa dilindungi diberi bius oleh dokter hewan BKSDA Sumbar. Harimau dibawa ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar di Belakang Balok Kota Bukittinggi untuk penanganan pertama atau observasi. “Usai dievakuasi harimau langsung dibawa ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar di Belakang Balok Kota Bukittinggi untuk penanganan pertama atau observasi,” katanya. Ia menambahkan harimau dengan kelamin betina dengan usia remaja sekitar 2-5 tahun. Harimau dengan nama latin Panthera tigris sumatrae diketahui masuk kandang jebak yang dipasang Selasa (11/8/2026) pada pukul 19.35 WIB, sebelumnya beberapa kali muncul di Kecamatan Palupuh. Kandang jebak tersebut dipasang usai harimau berkelamin betina dengan usia remaja memakan dua ekor kambing milik warga atas nama Afkir Soni (45) pada Minggu (9/8/2026).
Lokasi tersebut berada di pemukiman warga, SDN 10 Angge Palimbatan dan SMPN 1 Palupuh. Baru sampai di lokasi penginapan usai pemasangan kandang, Wali Jorong Palimbatan melaporkan bahwa penjaga SDN 10 Angge Palimbatan mendengar pintu kandang turun.”Mendapatkan laporan, kami langsung ke lokasi untuk memastikan dan ternyata harimau sudah masuk kandang. Kandang terpasang sekitar 18.30 WIB, harimau masuk kandang dengan ukuran dua meter dan lebar 90 meter pukul 19.35 WIB,” katanya.